Presepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Belu

Authors

  • Maria Yohana Oy Tae Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Margareth Gramediana Taolin Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Floresita Melin Tulasi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Dulce Maria Gisela Saka Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Benediktus Maurisko Geong Universitas Katolik Widya Mandira Kupang
  • Susana Purnamasari Baso Universitas Katolik Widya Mandira Kupang

DOI:

https://doi.org/10.37481/sjr.v9i1.1386

Keywords:

Public Perception, BPK Audit, Local Government Performance, Transparency, Accountability

Abstract

Public assessment of local government performance is closely linked to transparency and accountability in public financial management. In Belu Regency, although the local government has consistently obtained an unqualified opinion (WTP) from the Audit Board of Indonesia (BPK), public understanding of audit findings remains limited. This condition raises questions regarding how audit results influence public perceptions of government performance. This study aims to explore community perceptions of the Belu Regency Government’s performance based on BPK audit results and to examine the extent to which audit information is understood and utilized by the public. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through open-ended questionnaires administered to 30 purposively selected respondents from diverse social backgrounds. The data were analyzed using thematic analysis to identify recurring patterns and key themes. The findings indicate that while most respondents recognize the importance of BPK audits in promoting transparency and accountability, their knowledge of specific audit findings is generally superficial. Public evaluations of government performance tend to rely primarily on the achievement of the WTP opinion rather than on detailed audit recommendations. Overall, the community perceives the local government’s performance positively but emphasizes the need for improved dissemination of audit information and consistent follow-up on BPK recommendations to strengthen public trust.

References

Andriana, D. (2025). Akuntabilitas publik. Deepublish.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2019). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dwi, B., Pitaloka, G., Carolina, A., & Abrori, R. (2022). Peran sistem integritas, sistem pengendalian internal, kepemimpinan, dan komitmen organisasi terhadap akuntabilitas. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Sektor Publik, 18(2), 143-154.

Haryanto. (2021). Transparansi keuangan publik dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Negara, 27(2), 145-158.

Kusuma, A. R. (2019). Pengaruh karakteristik pemerintah daerah terhadap efisiensi kinerja keuangan pemerintah daerah. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 6(1), 403-420.

Lestari, D., & Handoyo, S. (2023). Persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah berbasis akuntabilitas keuangan. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 11(1), 67-80.

Mardika, I. H., & Pribadi, R. M. (2024). Akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Liquidity, 13(2), 135-148.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Nurhasanah, S., & Prasetyo, E. (2019). Akuntabilitas keuangan daerah dan implikasinya terhadap kepercayaan publik. Jurnal Akuntansi Sektor Publik, 5(2), 89-101.

Paridy, A., Judijanto, L., Masri, M., Deswindi, L., Wati, C. N., Firmansyah, M., & Tjahyanti, S. (2021). Perilaku organisasi. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Pratama, R., & Nugroho, A. (2020). Transparansi pengelolaan keuangan daerah dan kepercayaan publik. Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 101-112.

Putra, A. R., & Kurniawan, D. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(3), 201-214.

Rahim, A., & Wibowo, T. (2022). Akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola keuangan pemerintah daerah. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Publik, 9(1), 33-47.

Rahman, F., & Setiawan, B. (2021). Peran audit sektor publik dalam mewujudkan akuntabilitas pemerintah daerah. Jurnal Tata Kelola Pemerintahan, 7(1), 45-58.

Sari, M., & Lestari, E. (2022). Persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah berbasis akuntabilitas keuangan. Jurnal Kebijakan Publik, 10(3), 221-233.

Setyowati, R., & Handayani, N. (2020). Transparansi anggaran dan penguatan pengawasan publik di daerah. Jurnal Keuangan Daerah, 8(2), 120-133.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Sutaryo, & Sinaga, D. (2019). Peran audit BPK dalam peningkatan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Akuntansi Pemerintahan, 4(1), 1-15.

Widodo, A., & Suryani, L. (2022). Kinerja pemerintah daerah dalam perspektif kepuasan masyarakat. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 14(2), 98-110.

Yuliani, S., & Agustina, R. (2020). Opini audit dan kualitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Riset Akuntansi Publik, 3(1), 55-69.

Downloads

Published

2026-01-01

How to Cite

Tae, M. Y. O., Taolin, M. G., Tulasi, F. M., Saka, D. M. G., Geong, B. M., & Baso, S. P. (2026). Presepsi Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintah Daerah Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Kabupaten Belu. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business, 9(1), 192-198. https://doi.org/10.37481/sjr.v9i1.1386

Most read articles by the same author(s)