Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Konservatisme Akuntansi, Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak

Authors

  • Sempratriz Malo Universitas Pamulang
  • Andry Sugeng Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.37481/sjr.v8i3.1169

Keywords:

Fixed Asset Intensity, Accounting Conservatism, Sales Growth, Tax Avoidance

Abstract

Tax avoidance practices remain a persistent challenge for governments in optimizing tax revenue. In Indonesia, the real estate and property sectors have been under scrutiny due to their complex asset structures and aggressive financial strategies that may facilitate tax avoidance. This study aims to empirically examine the influence of fixed asset intensity, accounting conservatism, and sales growth on tax avoidance. A quantitative, causal-associative approach was employed using secondary data from the financial statements of 13 real estate and property companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019–2023. A total of 65 firm-year observations were analysed using panel data regression with the Random Effect Model, selected through Chow, Hausman, and Lagrange Multiplier tests. The results show that simultaneously, fixed asset intensity, accounting conservatism, and sales growth significantly influence tax avoidance. However, partial testing reveals that only sales growth has a significant positive impact on tax avoidance, while fixed asset intensity and accounting conservatism do not have significant effects. These findings indicate that increasing corporate revenues may lead to more aggressive tax planning behaviours, whereas asset intensity and conservative financial reporting do not necessarily reduce tax avoidance. The study contributes to the literature on corporate tax behaviour and provides insights for regulators in designing more effective tax policies for capital-intensive industries.

References

Agustin, I. K., & Mahaputra, I. N. (2022). Pengaruh Pertumbuhan Penjualan terhadap Praktik Penghindaran Pajak pada Perusahaan Publik. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 10(2), 101–110.

Andriyani, R., & Sari, R. N. (2021). Pengaruh Konservatisme Akuntansi terhadap Tax Avoidance dengan Tekanan Manajerial sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 12(1), 77–86.

Darma, R. A., & Imadah, S. (2023). Karakteristik Sektor Properti dan Real Estat serta Kaitannya dengan Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Terapan, 6(2), 88–97.

Dewi, M. K., & Yasa, G. W. (2020). Strategi Tax Avoidance: Antara Legalitas dan Etika. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 17(2), 89–98.

Hafizh, A., & Africa, L. N. (2022). Pengaruh Intensitas Aset Tetap terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 19(1), 34–45.

Hapsari, I. P., & Mardijuwono, A. W. (2020). Pengaruh Intensitas Aset Tetap terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Manufaktur. Jurnal Akuntansi Aktual, 7(2), 123–132.

Iskandar, R., & Rahmawati, D. (2020). Peran Pertumbuhan Penjualan dalam Strategi Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 17(3), 234–245.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the Firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.

Kementerian Keuangan. (2024). Laporan Kinerja Kementerian Keuangan Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Nurhasanah, I., & Indradi, D. (2024). Pengaruh Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Riset Keuangan dan Bisnis, 12(2), 67–76.

Pertiwi, A. N., & Purwasih, R. (2023). Analisis Kinerja Penerimaan Pajak di Indonesia: Studi Periode 2017–2020. Jurnal Kebijakan Fiskal dan Ekonomi, 15(1), 45–58.

Pohan, C. A. (2021). Manajemen Perpajakan: Strategi Perencanaan Pajak dan Penghindaran Pajak. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Prasetyo, R. B., Wulandari, S., & Hartono, A. (2023). Analisis Intensitas Aset Tetap dan Tax Avoidance pada Perusahaan Publik. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(1), 22–35.

Rahayu, S., & Suryaningrum, D. H. (2021). Konservatisme Akuntansi dan Praktik Penghindaran Pajak: Tinjauan dari Teori Akuntansi Positif. Jurnal Ilmu Akuntansi dan Bisnis, 9(1), 55–65.

Ramadhan, R. F., Lestari, R., & Nugroho, A. (2021). Analisis Pengaruh Intensitas Aset Tetap terhadap Tax Avoidance. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 9(1), 45–54.

Rinaldi, Y., & Wirawati, N. G. P. (2020). Pengaruh Konservatisme Akuntansi terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Terdaftar di BEI. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 30(3), 784–793.

Sari, D. A., & Nursyirwan, I. (2021). Tidak Signifikannya Hubungan Antara Intensitas Aset Tetap dan Penghindaran Pajak. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 10(3), 45–56.

Sawitri, R., Gunawan, B., & Lestari, P. (2022). Konservatisme Akuntansi dan Implikasinya terhadap Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 8(2), 91–102.

Tax Justice Network. (2020). The State of Tax Justice 2020. Retrieved from https://taxjustice.net/reports/the-state-of-tax-justice-2020/

Utami, N. M. A., & Badera, I. D. N. (2020). Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance dan Leverage terhadap Penghindaran Pajak dengan Perspektif Teori Agensi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 30(5), 1230–1245.

Watts, R. L., & Zimmerman, J. L. (1986). Positive Accounting Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Wijayanti, S. D., Ardianto, H., & Laila, N. (2023). Konservatisme Akuntansi dan Pengaruhnya terhadap Strategi Penghindaran Pajak. Jurnal Ilmu Akuntansi, 17(4), 113–124.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

Malo, S., & Sugeng, A. (2025). Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Konservatisme Akuntansi, Pertumbuhan Penjualan terhadap Penghindaran Pajak. SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business, 8(3), 924-932. https://doi.org/10.37481/sjr.v8i3.1169